REJANG LEBONG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong mempercepat upaya promotif dengan menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam waktu dekat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Tempel Rejo.
Kegiatan ini tidak sekadar seremonial. Dinkes menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat melalui aksi langsung di lapangan yang melibatkan lintas sektor dan elemen masyarakat.
Kepala Dinkes Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, menegaskan bahwa GERMAS akan diisi dengan agenda konkret, mulai dari senam massal, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga edukasi kesehatan terpadu.
“Pekan ini kami fokus pada kegiatan promosi kesehatan melalui GERMAS. Ada senam bersama, cek kesehatan, dan edukasi langsung kepada masyarakat,” ujar Asep, Senin (13/4).
Peserta yang dilibatkan meliputi camat, lurah, kepala desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga tim Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis), sebagai upaya memperkuat kolaborasi di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Plt Sub koordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Novianty Marlina, SKM, memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan, termasuk koordinasi dengan Puskesmas Talang Rimbo Lama dan kesiapan lokasi kegiatan.
“Lokasi direncanakan di Pustu Tempel Rejo. Jika daya tampung tidak mencukupi, akan kami alihkan ke lokasi yang lebih representatif,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung satu hari dengan rangkaian senam bersama, penyuluhan, serta edukasi penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, dan stroke. Peserta juga akan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi kolesterol, asam urat, dan gula darah.
Program ini menyasar kelompok Prolanis Desa Sukamarga dan menjadi kelanjutan agenda GERMAS sebelumnya, sekaligus diperluas untuk penanganan isu kesehatan prioritas seperti stunting.
Dinkes menegaskan, GERMAS bukan kegiatan sesaat, melainkan gerakan berkelanjutan yang menuntut perubahan perilaku masyarakat.
“Masyarakat harus mulai disiplin menerapkan hidup sehat, seperti rutin berolahraga minimal 30 menit, konsumsi gizi seimbang, serta menjaga kebersihan lingkungan,” tutup Novianty.













