“Berkat dukungan dan peran aktif jajaran kepolisian dalam pelaksanaan pengamanan, seluruh rangkaian perayaan Paskah tahun 2026 ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” tegas Romo Damian.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa apresiasi dari tokoh agama menjadi indikator keberhasilan pengamanan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran.
“Pengamanan ini bukan sekadar tugas rutin, tetapi bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga kebebasan beragama dan stabilitas kamtibmas. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kondisi Sumatera Selatan tetap kondusif.
Sinergi yang terbangun harmonis antara aparat keamanan TNI-Polri dan berbagai elemen masyarakat di seluruh penjuru Bumi Sriwijaya ini kembali mengukuhkan komitmen institusi. Kehadiran aparat di lapangan menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam merawat toleransi, memastikan hak beribadah warga negara, dan menjaga stabilitas nasional tetap kondusif di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel.
Dengan demikian, keberhasilan pengamanan Jumat Agung 2026 semakin memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai wilayah zero conflict yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebinekaan. Ke depan, Polda Sumatera Selatan memastikan pengamanan akan terus dilanjutkan hingga seluruh rangkaian perayaan Paskah selesai.













