REJANG LEBONG– Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Angkatan 53 Tahun Anggaran 2025 resmi ditutup. Upacara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., Rabu (24/12/2025) pagi, di Lapangan Hitam Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Bengkulu.
Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu berlangsung khidmat dan tertib. Bertindak sebagai Komandan Upacara Kompol Kadek Suwantoro, S.H., S.I.K., M.A.P. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Bengkulu, para bupati, pimpinan instansi vertikal, Bhayangkari, serta keluarga para siswa yang dilantik.
Dalam amanatnya, Kapolda Bengkulu menyampaikan bahwa upacara penutupan ini merupakan momentum penting yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan pembentukan Bintara Polri yang telah berlangsung selama lima bulan di lingkungan Lemdiklat Polri dan SPN Polda. Secara nasional, Polri menambah kekuatan personel sebanyak 6.369 bintara dan 1.006 tamtama yang selanjutnya akan ditempatkan di satuan pusat maupun kewilayahan.
Kapolda menegaskan bahwa profesi kepolisian adalah panggilan hidup. Setiap anggota Polri dituntut untuk senantiasa menunjukkan sikap sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan melalui pikiran, perkataan, serta perbuatan yang berlandaskan moralitas dan integritas.
Ia juga mengingatkan para bintara remaja agar menjaga nama baik lembaga pendidikan dan institusi Polri, serta menjauhi segala bentuk perilaku kontraproduktif, seperti penyalahgunaan wewenang, pemerasan, suap, maupun keterlibatan dalam aktivitas ilegal. Polisi, lanjut Kapolda, harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengedepankan kejujuran, keadilan, pengendalian diri, serta terus mengembangkan inovasi dan kreativitas demi kemanusiaan dan ketertiban sosial.
Reporter: Ismail. Editor : Hasan.













