Sebuah mobil dinas milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlihat terbengkalai di halaman kantor, dibiarkan terparkir siang malam terkena panas dan hujan. Padahal, kendaraan tersebut dibeli dari uang rakyat.
REJANG LEBONG– Kondisi mobil dinas jenis Avanza milik Satpol PP ini menjadi sorotan karena tidak lagi difungsikan sebagaimana mestinya. Kendaraan yang sebelumnya tercatat sebagai aset milik RSUD, kemudian dialihkan ke Satpol PP usai pembagian kendaraan dinas oleh Pemerintah Kabupaten.
Kasatpol PP, Anton Seprizal, ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa mobil tersebut kini tidak bisa dipakai. Ia menjelaskan, kendaraan itu mengalami kerusakan serius. Saat dihidupkan, mesin justru mengeluarkan asap putih pekat, tanda bahwa mobil harus segera turun mesin.
“Mobil ini dulunya dipakai RSUD, setelah pembagian kendaraan dinas, kami mendapatkannya. Tetapi kondisinya sudah rusak. Untuk memperbaiki butuh biaya besar, sementara anggaran Satpol PP tidak mencukupi,” ungkap Anton sembari menunjukkan rekaman video mesin mobil saat dinyalakan.
Kini, mobil dinas yang sejatinya diperuntukkan untuk menunjang kinerja aparatur justru hanya menjadi pajangan di halaman kantor. Warga pun menilai hal ini sebagai bentuk pemborosan, mengingat kendaraan itu diperoleh dari uang rakyat namun dibiarkan rusak tanpa solusi.
Reporter : Ismail. Editor: Hasan.













