BENGKULU- Penawaran paket seragam dan perlengkapan sekolah bagi calon siswa baru MAN 1 Bengkulu seharga Rp3,6 juta hingga Rp3,8 juta memicu keluhan dari sejumlah wali murid. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, biaya tersebut dinilai cukup berat bagi sebagian keluarga.
Sejumlah orang tua mengaku khawatir harus mengeluarkan biaya besar dalam waktu bersamaan saat memasuki tahun ajaran baru. Mereka menilai pembelian perlengkapan sekolah seharusnya dapat disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masing-masing keluarga, terutama karena sebagian barang masih layak digunakan.
“Kami bukan menolak membeli seragam, tetapi kalau harus mengeluarkan jutaan rupiah sekaligus tentu sangat berat. Apalagi ada perlengkapan yang sebenarnya sudah kami miliki,” ujar salah seorang wali murid.
Keluhan juga muncul karena sejumlah item dalam paket dinilai tidak seluruhnya mendesak untuk dibeli. Menurut mereka, pembelian secara terpisah akan lebih meringankan dibanding harus menyediakan dana jutaan rupiah dalam satu waktu.
Berdasarkan informasi yang beredar, paket perlengkapan siswa laki-laki ditawarkan sekitar Rp3,6 juta, sedangkan paket siswi mencapai Rp3,8 juta. Nilai tersebut menjadi perhatian karena dianggap cukup besar bagi keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.
Menanggapi hal itu, Kepala sekolah MAN 1 Bengkulu, Hendri Kuswiran, Jum’at (19/6/2026) membantah adanya kewajiban bagi siswa baru untuk membeli paket seragam tertentu. Ia menegaskan sekolah tidak pernah mewajibkan pembelian seragam maupun perlengkapan sekolah di tempat yang telah ditentukan.
“Kami tidak mewajibkan siswa membeli seragam dalam bentuk paket. Siswa bebas membeli di mana saja sesuai kemampuan masing-masing. Bahkan jika memiliki seragam yang masih layak pakai dari kakak atau kerabat, itu tetap boleh digunakan,” tegas Hendri.
Ia juga memastikan sekolah tetap memperhatikan kondisi ekonomi peserta didik. Bagi keluarga kurang mampu, sekolah membuka peluang bantuan melalui BAZNAS dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu.
Penjelasan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. Pihak sekolah menegaskan tidak ada aturan maupun kewajiban yang mengharuskan siswa baru membeli paket seragam bernilai jutaan rupiah sebagai syarat bersekolah di MAN 1 Bengkulu.













