REJANG LEBONG- Proyek pembangunan rekonstruksi jembatan Air Musi di Dusun Sawah- Talang Benih di Kabupaten Rejang Lebong menunjukan perkembangan positif, dengan progres pekerjaan mencapai lebih dari 45 persen dan ditargetkan selesai pada bulan Desember tahun ini.
Pelaksana lapangan dari CV Salsabila Gemilang Abadi, Slamet kepada wartawan Nusatara.id yang sedang melakukan pemantauan dilapangan menyampaikan bahwa proses pembangunan berjalan lancar.
“Sampai saat ini, progres sudah 45 persen lebih. Belum ada kendala besar, hanya cuaca yang sulit diprediksi. Hujan kadang memperlambat, tapi itu hal alami. Kami juga melibatkan warga sekitar agar mereka ikut berperan dalam proyek ini sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya kepada wartawan Nusatara.id. Minggu (9/11/2025).
Slamet menambahkan, pihaknya juga terus mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan di sekitar area pembangunan. “Kami mohon warga tidak membuang sampah di area jembatan agar hasil pembangunan bisa maksimal dan lingkungan tetap bersih,” tambahnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Rejang Lebong, Santri Ghozali yang turut memantau kegiatan di lapangan, optimistis proyek ini bisa selesai lebih cepat dari jadwal.
“Target resmi Desember, tapi kami berupaya November akhir sudah tuntas. Pekerjaan pembesian dan pengecoran memang berat, tapi dengan dukungan alat berat, progresnya cukup cepat,” kata Ghozali.
Sementara itu, masyarakat Dusun Sawah menyambut baik perhatian dari pemerintah daerah. Salah seorang warga, Jujuk, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Bupati Fikri yang telah mengalokasikan pembangunan jembatan tersebut.
“Kami bersyukur sekali. Jembatan ini sangat dibutuhkan untuk akses kegiatan sehari-hari. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Dengan pembangunan yang terus berjalan sesuai rencana, Jembatan Air Musi diharapkan menjadi penghubung vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Dusun Sawah serta wilayah sekitarnya.
Reporter: Ismail. Editor: Hasan.













