REJANG LEBONG- Warga Dusun Curup, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, digemparkan dengan penemuan mayat seorang anak di aliran irigasi pada Kamis (17/4/2025), sekitar pukul 17.00 WIB. Tim gabungan dari piket Reskrim, Opsnal, dan SPKT Polres Rejang Lebong langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Korban diketahui bernama Serlin, balita berusia 2,5 tahun asal Provinsi Jambi. Serlin baru saja tiba bersama ibunya di rumah neneknya yang berlokasi di Dusun 1 Desa Kampung Delima, Kecamatan Curup Timur. Berdasarkan keterangan saksi dan kronologi, sekitar pukul 16.30 WIB, saat sang ibu sedang mandi, Serlin bersama kakaknya yang berusia sekitar 7 tahun pergi bermain dan mandi di aliran irigasi yang berada tepat di sebelah rumah neneknya.
Tragedi terjadi saat sang kakak menyadari bahwa Serlin sudah tidak terlihat lagi di aliran air. Pencarian oleh keluarga pun langsung dilakukan. Tak berselang lama, keluarga mendapat kabar bahwa warga menemukan sesosok mayat anak kecil di aliran irigasi wilayah Dusun Curup, Kecamatan Curup Utara. Setelah dicek, korban ternyata adalah Serlin. Korban langsung dibawa ke Klinik Thamrin setempat, namun nyawanya sudah tidak tertolong.
Dugaan sementara, penyebab kematian adalah tenggelam. Saat ditemukan, korban mengenakan celana kaos warna pink dan kolor putih, tanpa baju. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan beberapa luka lecet dan memar di tubuh korban, antara lain pada pelipis kiri dan kanan, dahi, punggung kiri, perut, serta lutut kiri. Mulut korban juga diketahui mengeluarkan busa dan bibirnya tampak membiru.
Setelah dinyatakan meninggal dunia di Klinik Thamrin, jenazah korban dibawa ke rumah neneknya di Desa Kampung Delima untuk disemayamkan. Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halaman di Provinsi Jambi untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang dekat dengan area berbahaya seperti saluran irigasi.
Pewarta : Ismail
Editor : Hasan













