BENGKULU – Seorang warga Kota Bengkulu, Eli Herawati, yang tinggal di Kelurahan Kebun Beler, Kecamatan Gading Cempaka, menagih janji pemberangkatan ibadah umrah yang disampaikan pada acara puncak “Masak Besar” di halaman Masjid Baitul Izzah Bengkulu, Rabu (09/04/2025). Acara tersebut menarik ribuan warga dengan kegiatan memasak 10 ekor sapi menjadi rendang serta menyediakan 4,5 ton ikan dencis goreng.
Suami Eli, Hamdani Rusli, menceritakan bahwa momentum ini berawal dari inisiatif konten kreator Willie Salim yang secara spontan berniat memberangkatkan satu warga Bengkulu untuk umrah. Ia menunjuk seorang perempuan berjilbab merah yang berada di tengah kerumunan. Namun, dua perempuan berjilbab merah, salah satunya Eli naik ke atas panggung. Melihat situasi itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengambil keputusan spontan untuk menambah satu kuota umrah.

“Pada waktu Willie Salim menunjuk perempuan yang memakai jilbab merah, naiklah dua perempuan yang memakai jilbab merah. Salah satunya adalah istri saya,” ujar Hamdani, Kamis (20/11/2025).
Menurut Hamdani, keputusan saat itu ialah satu orang diberangkatkan oleh Willie Salim, dan satu lagi oleh Gubernur Helmi Hasan. Selain itu, tiga personel TNI dan tiga personel Polri juga dijanjikan mendapatkan hadiah serupa. Janji tersebut diumumkan di hadapan Ustaz Derry Sulaiman, para pejabat, dan ribuan masyarakat.
Namun hingga kini, Hamdani mengungkapkan bahwa tidak ada kabar lanjutan mengenai pemberangkatan umrah tersebut. Ia mengaku sudah beberapa kali berusaha menemui Gubernur Helmi Hasan, tetapi tidak berhasil. Pesan WhatsApp yang dikirimkannya juga tidak mendapat balasan. Upaya meminta kejelasan kepada Penjabat Sekretaris Daerah, Herwan Antoni, pun belum membuahkan hasil.
“Kami masih menunggu siapa yang bertanggung jawab. Janji ini disampaikan di depan masyarakat luas, tapi sampai sekarang tidak ada kepastian,” tegas Hamdani.
Editor: Hasan













