BENGKULU- Setelah beberapa hari masyarakat Bengkulu dihadapkan pada antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), situasi kini berangsur normal. Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Sudarno, memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayahnya kembali aman.
“Kita sudah tempatkan personel di lapangan. Bahkan sampai tadi malam kita pantau dan koordinasi soal pengiriman setiap beberapa jam sekali,” ujar Sudarno usai kegiatan penempelan stiker layanan darurat 110 di Poskamling Sawah Lebar, Senin (10/11/2025).
Menurut Sudarno, seluruh SPBU di Bengkulu saat ini telah menerima suplai penuh. “Pagi ini semua SPBU Alhamdulillah sudah terisi. Kapal dengan 3.000 kiloliter BBM sudah tiba kemarin, jadi distribusi kembali lancar,” katanya.
Meski kondisi pasokan telah pulih, polisi berpangkat tiga melati ini mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. “Saya imbau warga jangan panik buying. Isi BBM secukupnya saja sesuai kebutuhan. Kalau semua kendaraan diisi penuh, justru akan menimbulkan kelangkaan lagi,” tegasnya.
Sudarno menjelaskan, kelangkaan yang sempat terjadi disebabkan kendala teknis di jalur distribusi. “Kemarin sempat ada kecelakaan di Rejang Lebong, truk tangki tergelincir, sehingga pengiriman tertunda beberapa jam dan berdampak pada stok SPBU,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejauh ini tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan BBM di wilayah Bengkulu. “Untuk dugaan penimbunan, sampai sekarang belum ada. Situasi aman dan stok terkendali,” pungkasnya.
Editor: Hasan.













