Sementara itu, Komi Kendy, Business Manager Tribun Bengkulu, menyoroti pentingnya membangun kepercayaan dan kolaborasi antara media dan pelaku ekonomi lokal.
“Media lokal punya kekuatan untuk membentuk narasi positif tentang daerahnya. Jika narasi ini dikelola dengan baik, maka akan menarik investasi, memperkuat UMKM, dan membuka peluang kerja. BMS adalah langkah awal menuju sinergi itu,” jelas Komi.
BMS 2025 diinisiasi oleh empat media lokal: ANTARA Bengkulu, Tribun Bengkulu, Bengkulu News, dan Bincang Perempuan. Hingga saat ini, panitia masih membuka kesempatan bagi media lain untuk bergabung sebagai kolaborator. Informasi lengkap dapat diakses melalui https://bengkululocalmediasummit.com/
“Kami ingin media lokal Bengkulu tidak hanya bertahan, tapi menjadi kekuatan utama dalam membentuk masa depan informasi dan ekonomi digital Indonesia,” tutup Anom.
Editor : Hasan.













