REJANG LEBONG–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong melakukan pengawasan ketat terhadap pekerjaan pembangunan irigasi yang menghubungkan Desa Tanjung Agung dan Desa Karang Pinang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, yang kini telah mencapai 80 persen.
Pelaksana lapangan proyek, Erik, menegaskan bahwa pihaknya bekerja sesuai petunjuk dan pengawasan BPPD dan konsultan.
“Pekerjaan irigasi ini sudah mencapai sekitar 80 persen. Semua kami laksanakan berdasarkan arahan konsultan dan BPBD, sesuai RAB. Jika kondisi cuaca mendukung, sebelum tanggal yang ditentukan pekerjaan ini bisa selesai tuntas,” ujar Erik di lokasi proyek. Selasa (11/11/2025).
Sementara itu, Kepala bidang rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD Rejang lebong sekaligus pengawas di lapangan , Santri Ghozali, menjelaskan bahwa progres pekerjaan selalu dipantau untuk menghindari adanya penyimpangan dari spesifikasi teknis.
“Kami terus memonitor perkembangan proyek. Pekerjaan ini berjalan baik dan sesuai jadwal. Irigasi ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat, sejalan dengan program ketahanan pangan Presiden RI, Prabowo,” Ujar Ghozali.
Dari hasil penelusuran di lapangan, aliran irigasi yang sedang dibangun memang tampak sudah mulai berfungsi di beberapa titik. Masyarakat setempat mulai merasakan manfaat dari proyek tersebut.
“Kami sangat bersyukur. Sekarang sawah kami tidak lagi kekurangan air. Dengan adanya irigasi ini, hasil panen kami bisa meningkat,” ungkap Rohman, warga Desa Tanjung Agung.
Meski demikian, sejumlah pemerhati pembangunan daerah mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan di tahap akhir. Dengan nilai proyek yang tidak kecil, proyek irigasi ini diharapkan benar-benar memberi manfaat nyata bagi petani dan tidak berhenti hanya sebagai proyek seremonial.
Reporter: Ismail. Editor: Hasan.













