Alaku
Alaku

Investasi Bengkulu Rp2,28 Triliun, BI Bidik Investor Asing

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, dan Kepala deputi Muhammad Irfan Octama bersama investor asing disaat meninjau salah satu barista kopi Bengkulu. (Foto : Hs 12/10/2026)

BENGKULU- Realisasi investasi Provinsi Bengkulu baru mencapai Rp2,285 triliun atau 49,77 persen dari target Rp5,70 triliun sepanjang 2026. Untuk mengejar target tersebut, Bank Indonesia (BI) memperkuat promosi investasi dan perdagangan dengan membidik investor asing serta mendorong potensi unggulan daerah menjadi proyek usaha yang konkret.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, dalam kegiatan Bengkulu Regional Investment and Economic Forum (BRIEF) 2026 di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Senin (12/10/2026).

Wahyu mengatakan, BRIEF menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah, pemilik proyek, investor, dan pelaku usaha guna membuka peluang kerja sama di sektor investasi, perdagangan, dan pariwisata.

“Promosi investasi harus mampu mempertemukan potensi daerah dengan kebutuhan investor. Karena itu, peluang yang ditawarkan harus disiapkan secara konkret agar penjajakan kerja sama dapat berlanjut menjadi realisasi investasi,” ujar Wahyu.

Forum tahunan yang diselenggarakan BI bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut juga diarahkan untuk memperluas jejaring bisnis lintas negara. Sejumlah investor dari Malaysia, Pakistan, dan Jepang turut dilibatkan. Penjajakan kerja sama juga menyasar calon investor dan pembeli dari negara lain, termasuk Belarus, Palestina, dan Tunisia.

Wahyu menegaskan, investasi dan perdagangan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, promosi harus disertai kesiapan proyek, kepastian perizinan, serta dukungan lintas sektor agar mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *