BENGKULU– Menjadi pemilik Tri Kios di daerah kini semakin mudah dan tidak memerlukan modal besar. Program ini secara aktif memberdayakan pengusaha lokal dan pelaku UMKM, khususnya di wilayah pelosok. Cukup memiliki tempat usaha, siapa pun bisa memulai, bahkan dengan modal yang relatif kecil. Seiring waktu, pemilik kios juga berkesempatan mendapatkan tambahan modal serta bantuan tenaga kerja yang akan menjadi bagian dari jaringan Indosat sebagai pelayan atau customer service. Demikian disampaikan, David Ferdinand SVP Head of Region South Sumatera, Selasa (15/7/2025).
Salah satu contoh nyata adalah Tanti, warga Kerkap, Provinsi Bengkulu, yang memulai membuka Tri Kios sejak Februari 2009. Hingga kini, usahanya terus bertahan dan mengalami peningkatan signifikan.
“Alhamdulillah, pengguna Tri di daerah sini semakin banyak, dari segala kalangan usia, terutama para penggemar game dan kreator TikTok,” ujar, Tanti saat ditemui di kiosnya.
Diakuinya, usaha tersebut dimulai hanya dengan modal awal sebesar Rp2 juta. Saat itu, kekuatan sinyal masih terbatas dan produk utama yang dijual adalah voucher seharga Rp1.000. Namun, dari langkah kecil itu, kini usahanya berkembang pesat.
Hingga saat ini, di Provinsi Bengkulu tercatat telah berdiri 476 Base Transceiver Station (BTS) provider stasiun pemancar menandakan pertumbuhan ekosistem usaha mikro berbasis digital yang semakin kuat di daerah.













