Kapolda juga mengingatkan beberapa peristiwa baru-baru ini yang harus menjadi pembelajaran bersama, seperti kaburnya tahanan di Polres Way Kanan, dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur di Polda Maluku Utara, dan kasus meninggalnya anggota di Polda Sulawesi Selatan.
“Oleh sebab itu, pengawasan internal harus semakin diperkuat. Tegakkan disiplin secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Saat ini kita berada di bulan suci Ramadhan 1447 H. Saya minta momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat citra positif Polri melalui kegiatan berbagi takjil dan aksi sosial yang humanis, serta menyentuh langsung masyarakat.”
Kapolda Bengkulu menekankan pentingnya melaksanakan kegiatan dengan tulus dan sederhana, serta menjadikan Ramadhan sebagai ruang penguatan pengendalian diri, disiplin, dan integritas.
“Laksanakan aksi bersih sebelum dan setelah jam kerja, dan jadikan Mako sebagai percontohan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah,” Ujar Kapolda Bengkulu
“Jadilah pengawas yang tegas namun bijaksana jangan pernah lelah mengingatkan dan mengarahkan anggota di lapangan selalu berupaya meningkatkan kompetensi dan kemampuan, bangun kerja sama yang solid dengan TNI dan pemangku kepentingan lainnya, awasi penggunaan media sosial anggota agar tidak mencederai nama baik institusi,bertindak cepat, tepat, dan transparan dalam setiap penanganan pelanggaran tunjukkan bahwa Propam adalah penjaga kehormatan, bukan sekadar penegak aturan, serta jangan arogan, tapi tetap tegas dan peka terhadap kondisi psikologis personel,” tambahnya













