BENGKULU- Kejaksaan Agung RI kembali melakukan penyegaran organisasi di lingkungan Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Sebanyak lima pejabat struktural, mulai dari Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati), asisten, hingga kepala kejaksaan negeri (Kajari), resmi dimutasi dan dirotasi sebagai bagian dari penguatan organisasi dan regenerasi kepemimpinan.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bengkulu, Fri Wisdom S. Sumbayak SH MH, memgatkan bahwa mutasi tersebut mencakup promosi Dr. Muslikhuddin, S.H., M.H., dari Wakil Kepala Kejati Bengkulu menjadi Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum Kejaksaan Agung. Posisi Wakajati Bengkulu kini diisi Zuhandi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakajati Sulawesi Barat.
Di jajaran asisten, Ariana Juliastuty, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Asisten Pembinaan Kejati Bengkulu digantikan Yopy Adriansyah, S.H., M.H., mantan Kepala Kejaksaan Negeri Bulungan.
Sementara itu, Muib, S.H., M.H.Li., yang sebelumnya menjabat Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Bengkulu mendapat promosi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bantul. Jabatan Aspidum kini diemban Mohammad Harun Sunadi, S.E., S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kajari Kuantan Singingi.
Perubahan juga terjadi di tingkat kejaksaan negeri. Dr. Evelin Nur Agusta, S.H., M.H., yang sebelumnya memimpin Kejari Lebong digantikan Nur Wahyu Bintari, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejati Bali.
Adapun Kiki Yonata, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kajari Rejang Lebong dipercaya memimpin Kejari Musi Banyuasin. Posisinya di Rejang Lebong kini diisi Bohal Parlambohan Lubis, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejati Sulawesi Barat.













