5. Meminta pemerintah memberikan kejelasan dan transparansi mengenai pelaksanaan Koperasi Merah Putih.
6. Mendesak percepatan penyelesaian ganti rugi dan pemulihan lingkungan akibat kerusakan agraria di Provinsi Bengkulu.
7. Mendesak pemerintah menuntaskan pemulihan daerah terdampak bencana serta mengusut penyebab bencana, termasuk kebakaran hutan.
8. Mendesak KPK mengusut tuntas seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara korupsi di lingkungan Pemkot Bengkulu berdasarkan alat bukti yang sah dan tanpa pandang bulu.
9. Mendesak KPK segera menetapkan tersangka apabila telah terdapat sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah serta menyampaikan perkembangan perkara kepada publik secara berkala.
10. Mendesak Pemprov Bengkulu menangani titik abrasi kritis di sepanjang pesisir Bengkulu, terutama di Desa Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah.
11. Mendesak pemerintah mengevaluasi distribusi dan menjamin ketersediaan BBM secara merata, tepat sasaran, dan berkeadilan di wilayah Bengkulu.
Polisi Siagakan Kendaraan Taktis
Aparat kepolisian mengamankan jalannya aksi. Sejumlah personel membentuk barisan untuk mengatur pergerakan massa dan menjaga akses menuju gedung DPRD.
Kendaraan taktis, termasuk mobil Raisa dan kendaraan water cannon, disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan eskalasi.
Hingga berita ini ditulis, massa masih bertahan di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu. Mereka meminta pimpinan atau perwakilan DPRD menemui massa dan menerima tuntutan yang disampaikan.
Massa juga meminta akses masuk ke gedung DPRD agar aspirasi dapat disampaikan langsung kepada wakil rakyat.













