Ia juga memastikan usulan yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya tetap menjadi prioritas untuk dikawal hingga terealisasi.
Dalam reses tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nely, turut memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi. Ia menegaskan berbagai informasi yang menyebut vaksin mengandung bahan haram, menyebabkan autisme, mengganggu kesuburan, maupun menimbulkan efek samping berbahaya merupakan hoaks yang tidak didukung bukti ilmiah.
Nely mengajak masyarakat mendukung program imunisasi, termasuk vaksin HPV bagi anak perempuan sebagai upaya mencegah kanker leher rahim, serta mengimbau warga tidak mudah percaya pada informasi menyesatkan terkait vaksinasi.













