Alaku
Alaku

Reses Rahmad Widodo, S.Hut., Warga Soroti Drainase, Lampu Jalan, Layanan Puskesmas hingga Hoaks Vaksin

Rahmad Widodo, S.Hut Wakil ketua I DPRD Kota Bengkulu saat melaksanakan reses masa sidang II tahun 2026 di Kelurahan Sawah Lebar. (Foto : Hs 2/8/2026)

BENGKULU- Persoalan drainase, lampu penerangan jalan, layanan puskesmas, hingga maraknya hoaks tentang imunisasi menjadi aspirasi utama warga dalam Reses Kedua Anggota DPRD Kota Bengkulu Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo, S.Hut. Minggu (2/8/2026) di Kelurahan Sawah Lebar.

Berbagai keluhan disampaikan masyarakat agar segera ditindaklanjuti pemerintah, sementara DPRD berkomitmen mengawal seluruh usulan hingga tahap pembahasan dan realisasi.

Di sektor infrastruktur, warga RT 23 mengeluhkan buruknya sistem drainase yang kerap menyebabkan genangan saat hujan. Mereka meminta pembangunan saluran sepanjang sekitar 80 meter yang menghubungkan RT 23 dengan RT 28, serta penanganan drainase sedalam sekitar dua meter di kawasan RT 08 dan Jalan Sudirman.

Warga menegaskan usulan tersebut telah berulang kali diajukan melalui kelurahan dan kecamatan, sehingga membantah anggapan bahwa wilayah mereka belum pernah mengusulkan perbaikan.

Keluhan juga datang dari sektor pelayanan kesehatan. Warga meminta sistem pendaftaran di puskesmas dikembalikan secara manual karena pendaftaran berbasis telepon seluler dinilai menyulitkan, terutama bagi warga lanjut usia.

Mereka berharap cukup membawa kartu identitas atau BPJS untuk mendaftar dan memperoleh layanan kesehatan tanpa kendala teknologi.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rahmad Widodo menegaskan seluruh usulan warga akan dikawal hingga tahap pembahasan dan realisasi.

Sedikitnya 30 titik usulan telah diterima, meliputi lampu penerangan jalan, drainase, hingga perbaikan jalan lingkungan. Menurutnya, usulan lampu jalan berpeluang direalisasikan pada tahun ini karena kebutuhan anggarannya relatif kecil, sedangkan proyek yang memerlukan anggaran besar akan diperjuangkan melalui pembahasan APBD sesuai mekanisme perencanaan.

Penulis: HasanEditor: Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *