BENGKULU- Akibat air laut sering terjadi pasang, puluhan hektar sawah milik petani di kelurahan Rawa makmur, Kota Bengkulu terancam gagal panen. Hal ini dipicu oleh saluran irigasi cukup rendah sehingga tanaman padi sering terendam air asin yang merusak tanaman padi.
Salah seorang anggota kelompok tani setempat, Rais mengatakan sudah menjadi resiko bagi kelompoknya karena lokasi lahan berdekatan dengan garis pantai apalagi saluran irigasinya sangat rendah.
“Apapun resikonya kami tidak bisa mengelak. Jika pasang air laut mengalir ke lahan kami. Hal serupa juga jika musim hujan lahan kami juga sering kebanjiran. Tinggal menunggu nasib karena disinilah sumber kehidupan kami,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).
Diakui, Rais pihaknya melalui kelompok tani sudah sering mengajukan perbaikan irigasi kepada pemerintah supaya saluran irigasi diperbaiki, namun hingga kini belum terealisasi. Selain irigasi rendah mereka juga terkendala oleh jalan usaha tani yang sudah rusak sehingga menghambat akses pengangkutan hasil tani.
Petani Rawa Makmur berharap pemerintah Kota Bengkulu segera memperbaiki saluran irigasi agar air laut tidak lagi masuk ke sawah. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan dan keberlangsungan pertanian di wilayah pesisir tersebut.
Editor: Hasan.













