REJANG LEBONG– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup terus mendorong kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan pembinaan produktif. Salah satu program terbaru adalah pembuatan gantungan baju (hanger) oleh para warga binaan, yang dilaksanakan pada Selasa (14/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian dengan tujuan membekali warga binaan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti. Dalam pelatihan tersebut, WBP dilatih membuat gantungan baju mulai dari tahap perancangan, pemotongan bahan, pembentukan, hingga penyelesaian akhir (finishing), menggunakan bahan sederhana namun kuat dan tahan lama.
Kepala Lapas Kelas IIA Curup, David Rosehan, mengatakan kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen lembaganya dalam membina warga binaan agar lebih produktif dan memiliki keahlian yang bermanfaat.
“Kami berkomitmen memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk belajar keterampilan baru yang dapat menjadi bekal hidup mandiri setelah bebas nanti,” ujar Kalapas.
Ia menambahkan, hasil karya para warga binaan tidak hanya melatih kedisiplinan dan kreativitas, tetapi juga berpotensi menjadi produk bernilai jual di masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya positif dan berguna bagi kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Lapas Kelas IIA Curup berencana terus mengembangkan program pembinaan serupa agar warga binaan memiliki bekal keterampilan, kemandirian, serta semangat untuk berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa hukumannya.
Reporter: Ismail. Editor: Hasan.













