Alaku
Alaku

BI Dorong LCT dan Digitalisasi untuk Perkuat Ekonomi Bengkulu

Wahyu Yuana, ( nomor 2 dari kiri) Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. (Foto : Hs 28/7/2026)

Ekonomi Bengkulu Diproyeksi Tetap Tumbuh

BI tetap optimistis perekonomian Bengkulu tumbuh positif pada triwulan II 2026 dengan kisaran 4,5 hingga 5,1 persen.
Namun, pertumbuhan tersebut harus diikuti dengan langkah konkret untuk mengatasi berbagai hambatan investasi dan mendorong sektor produktif.

Percepatan perizinan, kepastian hukum, optimalisasi Pelabuhan Pulau Baai, penguatan UMKM, digitalisasi pembayaran, serta pengembangan sektor unggulan dinilai menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi Bengkulu tidak hanya bertahan positif, tetapi mampu tumbuh lebih tinggi dibandingkan rata-rata Sumatera maupun nasional.

BI menilai Bengkulu memiliki modal ekonomi yang kuat. Tantangannya kini adalah memastikan potensi tersebut tidak berhenti sebagai peluang, tetapi benar-benar dikonversi menjadi investasi, lapangan kerja, peningkatan PAD, dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *