Tidak hanya fokus pada kebutuhan fisik, Kapolda Bengkulu juga memperhatikan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Dalam kunjungannya, ia memberikan mainan sebagai bagian dari program trauma healing guna mengurangi rasa takut dan kecemasan akibat bencana.
Selain itu, tim medis juga diterjunkan dengan membawa obat-obatan serta tenaga dokter untuk mengantisipasi penyakit pasca banjir. Kapolda menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya terpadu untuk membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.













