REJANG LEBONG– Masyarakat Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, mengeluhkan pelayanan Puskesmas Kota Padang yang dinilai lambat, khususnya dalam menangani pasien dengan kondisi gawat darurat. Mereka berharap pihak puskesmas lebih sigap dan tanggap saat ada pasien dalam keadaan darurat.
Seorang warga, Ari, menceritakan bahwa pada 26 Juni lalu sekitar pukul 21.00 WIB, seorang warga Desa Sukarami bernama Desti (45) hendak melahirkan. Karena tidak ada bidan desa, ia dibawa ke Puskesmas Kota Padang menggunakan mobil pribadi. Namun, sesampainya di puskesmas pukul 23.00 WIB, tidak ada dokter maupun bidan yang bertugas.
Setelah mencari bantuan, mereka akhirnya bertemu dengan satpam yang kemudian menghubungi perawat dan bidan yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Penanganan baru dilakukan setelah menunggu berjam-jam, meskipun kediaman petugas berada di sekitar puskesmas.
Ari menambahkan bahwa puskesmas tersebut cenderung sepi setelah pukul 12 siang, karena banyak tenaga medis yang pulang. Ia berharap para dokter dan bidan di Puskesmas Kota Padang dapat meningkatkan kecepatan dan kesiapan dalam menangani kasus darurat.
Reporter: Hendri. Editor: Hasan.













